~Warnai Senjamu~
Untukmu senja
kutulis sebuah sajak
walau susunan kataku berselerak
tiada semarak meninggalkan jejak
Senja, rona jinggamu anggun
aku selalu terpegun
melihat kau turun
ke paras kaki langit
sentuhanmu yang keemasan
mencecah dasar hati
mengundang zikri
Betapa indah saat
kau datang tenggelam
ke ufuk barat
tanpa isyarat
kerana kudrat dan iradat
sepantas lintasan sekejap kauhilang
memberi laluan hadirnya malam
Senja, adalah batasan
dari terang siang
ke gelap malam
setelah puas makhluk
menjatah hidup
tanpa ada pertanyaan
apakah esok kau hadir lagi
Sekilas aku menyirat
hadirmu senja, berupa ingat
serupa hayat
usai usia manusia
sampai waktu akan pergi
mungkin tiada akan sempat
atau belum cukup taubat
semoga ada rahmat
jalan-jalan yang selamat
Andai senja ini alamat
pulanglah segera duhai umat
serulah nama Allah setiap saat
usah kau tunggu hingga senja
kembali menyapamu esok
kuatir masa telah suntuk
untuk kau bentuk bersuluk
melentur imanmu yang buruk
Bersegeralah menatap senja kali ini
rakamlah indahnya dalam sanubari
dengan penuh keinsafan diri
sebelum nafas terhenti
sambutlah suara azan
yang sebentar nanti
akan berkumandang
tunduk, tawaduq hati
mengharap ampun dan redha Ilahi
Senja, izin aku tutup tirai bicara
yang tidak berwajah tanpa suara
kulipat engkau dalam aksara
meski tidak seindah pujangga
Selasa, 23hb Februari 2016
senja di kota singa,6.40ptg
@v.ria-saving myheart